Sebenarnya tidaklah harus kita meributkan apa itu definisi agama, apa itu agama. Yang kita harus lakukan adalah menjalankan agama itu sendiri sebagaimana kepercayaan kita masing-masing. Baik itu berbeda agama ataupun berbeda sekte daripada ruang suatu agama sendiri. Tetapi akan lebih afdhal akan lebih utama jika mengetahui apa sebenarnya maksud agama itu sendiri. Tetapi seperti tulisan saya sebelumnya akankah lebih baik jika kita berikhtiar mencari arti Agama itu sendiri dari beberapa aspek. Dan sekarang kita akan mencoba berikhtiar mengetahui asal mula sebutan "Agama" dalam bahasa Indonesia. Yang Arab sangat familiar yaitu "Din", dan dalam bahasa Inggris disebut "Religion".
Kerapkali kita membaca dan mendengarkan orang mencari dan menerangkan arti Agama dari segi etimologi, bahwa Agama itu berasal dari dua kata: a=tidak dan gama=kacau. Apakah saudara-saudara tahu definisi secara etimologi ini dari siapa? jangan hanya so mengetahui a-gama=tidak kacau tanpa landasan ilmiah sama sekali. Baiklah, dari sumber yang saya baca dalam buku karangan H.Endang Saifuddin Anshari M.A, Agama dan Kebudayaan beliau menyatakan bahwa landasan definisi secara etimologi ini berasal dari Ustadz Fachroeddin Al-Kahiri. Pada bulan September 1937, Fachroeddin Al-Kahiri telah mengadakan pidato-pidato di muka corong V.O.R.L (radio di bandung) dengan judul "Islam menurut Faham Filosofi".





